← Semua program
Lansia & JandaAktif

Sampah jadi Umroh - Angkatan 1

Lewat program Sampah Jadi Umroh, para lansia binaan Rumah Harapan mengumpulkan dan memilah sampah bernilai, lalu menabung bersama untuk mewujudkan impian berangkat umroh dengan tangan sendiri.

Sampah jadi Umroh - Angkatan 1

Galeri

Sampah jadi Umroh - Angkatan 1 - foto 1

Tentang program ini

Banyak orang memandang lansia sebagai beban, masa ketika seseorang hanya menunggu dan menerima. Di Rumah Harapan, kami melihatnya berbeda. Lewat program yang kami sebut Sampah Jadi Umroh, para lansia binaan justru menjadi pelaku, dengan impian yang nyata dan dapat mereka raih sendiri. Berawal dari yang terbuang Programnya sederhana di permukaan: para lansia diajak mengumpulkan dan memilah sampah yang masih bernilai. Hasilnya tidak berhenti menjadi uang receh, tetapi dikelola menjadi tabungan bersama yang diarahkan pada satu tujuan yang besar dan bermakna, berangkat umroh. Yang berubah bukan hanya isi tabungan. Ada rutinitas, ada kebersamaan, ada rasa memiliki tujuan. Sesuatu yang sering hilang justru di usia senja. Bukan amal, tetapi martabat Kami menjaga agar program ini tidak menjadi belas kasihan. Lansia tidak sekadar diberi, mereka berusaha, dan capaian itu menjadi milik mereka sendiri. Inilah inti pembinaan kami: martabat, bukan iba. Yang sering dianggap "beban" ternyata mampu menjadi pelaku, dengan harapan dan capaian sendiri. Mengapa kami membutuhkan donasi Rp 30 juta? Hasil dari memilah sampah adalah pondasi yang dibangun para lansia dengan tangan mereka sendiri, tetapi membutuhkan waktu yang panjang untuk mencapai biaya umroh yang utuh. Sebagian dari mereka sudah berusia senja, dan setiap musim menjadi berharga. Donasi sebesar Rp 30 juta hadir untuk menjembatani jarak antara tabungan yang sudah mereka kumpulkan dan biaya keberangkatan yang nyata. Dana ini diarahkan untuk melengkapi biaya paket umroh, perlengkapan ibadah, serta pendampingan kesehatan dan logistik selama perjalanan bagi lansia yang kondisinya membutuhkan perhatian khusus. Dengan begitu, jerih payah mereka tidak berhenti di tengah jalan, dan impian yang mereka rawat lewat sampah yang terbuang dapat benar-benar terwujud. Sampah Jadi Umroh adalah salah satu cara kami mewujudkan Kemandirian Keumatan di kelompok yang paling sering terlewat. Model ini kami dokumentasikan agar bisa dipelajari dan diadaptasi komunitas atau lembaga lain sesuai konteks masing-masing. Saat ini Rumah Harapan membina sekitar 350 janda dan lansia rentan di sekitar panti. Langkah berikutnya adalah memperluas pemberdayaan ekonomi mereka, agar makin banyak yang berdaya dengan tangan sendiri.

Rincian Anggaran

Rencana penggunaan dana, dirinci per tahap pembangunan.

Tahap 1: Keberangkatan Umroh LansiaRp 30.000.000
Subsidi paket umroh lansiaMelengkapi tabungan menuju biaya paket keberangkatanRp 22.000.000
Perlengkapan ibadah & koperPakaian ihram/mukena, koper, dan perlengkapan dasarRp 3.000.000
Pendampingan kesehatan & obat-obatanPemeriksaan, vaksinasi, dan obat rutin lansia selama perjalananRp 3.000.000
Transportasi & logistik lokalAntar-jemput panti ke titik keberangkatan dan konsumsi perjalananRp 2.000.000
Total KebutuhanRp 30.000.000

Estimasi kebutuhan untuk melengkapi tabungan mandiri lansia. Angka bersifat estimasi dan dapat menyesuaikan biaya paket umroh serta kebutuhan lapangan saat keberangkatan.

Donatur terbaru

Belum ada donasi. Jadilah yang pertama memberi dukungan.